Diabetes Melitus

Rahasia Mencegah Diabetes Melitus

Diabetes Melitus

[fannylatourlambert.comRahasia Mencegah Diabetes Melitus] Cara pencegahan diabetes melitus penting untuk dikerjakan. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan beresiko menimbulkan masalah kesehatan serius sekiranya tidak langsung ditangani. Diabetes ditandai dengan adanya kenaikan gula dan sering kali dihubungkan dengan keturunan serta obesitas.

Mencegah diabetes melitus dapat dikerjakan sedini mungkin dengan memperhatikan pola makan dan gaya hidup yang tak jarang dikatakan sebagai salah satu unsur penyebab diabetes. Pencegahan untuk macam-1 lebih susah sebab terkait dengan genetika, melainkan untuk macam-2 masih bisa diupayakan.

Pencegahan Diabetes Melitus

Pada dasarnya, upaya pencegahan diabetes lebih dipusatkan menjaga kadar gula di dalam darah agar tetap normal. Memang untuk penyakit ini Anda mesti dapat mencegahnya sedini mungkin, mengingat penyakit ini memerlukan perawatan seumur hidup dan tidak bisa disembuhkan.

Kenaikan gula darah pada diabetes tipe-2 hakekatnya bermula dari adanya resistensi insulin yang menyebabkan hormon insulin tidak dapat diaplikasikan secara maksimal oleh sel-sel di dalam tubuh. Padahal hormon ini bertugas membantu sel meresap gula darah dan mengubahnya menjadi daya.

Perlu diketahui bahwa 9 dari kasus diabetes tipe-2 ini sebenarnya masih dapat dihindari dengan upaya pencegahan simpel berkaitan perubahan gaya hidup. Dengan pola hidup yang sehat, karenanya terjadi peningkatan sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin sehingga menurunkan resiko resistensi insulin.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa upaya pencegahan diabetes melitus yang perlu dilakukan:

Menjaga Berat Badan Pas

Salah satu elemen utama yang menjadi penyebab diabetes yaitu obesitas. Kelebihan berat badan bisa mengganggu daya kerja sel-sel di dalam tubuh sehingga tidak mampu merespons insulin dengan baik. Akhirnya, terjadi resistensi insulin dan berujung pada diabetes.

Untuk mencegah resiko hal yang demikian, Anda sepatutnya menjaga berat badan yang ideal. Malahan, dengan menurunkan berat badan dapat mencegah resiko diabetes sampai 58%. Untuk mengenal berat badan tepat Anda dapat mencari tahu melewati Indeks Massa Tubuh (IMT).

Mengkonsumsi Makanan dengan Nutrisi Sepadan

Salah satu cara tepat sasaran untuk mencegah diabetes ialah dengan mengendalikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Pastikan Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi berimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak baik, serat, vitamin, serta mineral.

Makanan yang sebaiknya dihindari ialah makanan tinggi lemak jenuh, makanan dan minuman kemasan, serta makanan tinggi karbohidrat simpel seperti jajanan manis. Anda dapat mengonsumsi makanan yang tinggi serat, buah dan sayuran serta sumber lemak baik.

Mengamati Asupan Gula dan Karbohidrat

Konsumsi makanan manis yang tinggi gula secara berlebihan akan menimbulkan keadaan sulit metabolisme di dalam tubuh. Kecuali itu, juga bisa mengganggu progres produksi insulin serta memicu terjadinya obesitas.

Menjaga Porsi Makan

Makan dalam porsi yang besar akan membuat Anda mengkonsumsi lebih banyak kalori sehingga meningkatkan resiko obesitas dan diabetes. Sebaiknya, menjaga porsi makan dalam jumlah yang tak berlebihan untuk mencegah resiko yang tidak diharapkan.

Memperbanyak Kesibukan Fisik dan Olahraga

Akan lebih menyehatkan jika Anda memperbanyak kegiatan jasmani ketimbang hanya berdiam diri dan berbaring terlalu lama. Kegiatan jasmani dan olahraga secara teratur akan menolong meningkatkan metabolisme tubuh sehingga meningkatkan respons sel tubuh terhadap insulin.

Berhenti Merokok

Adat mengisap rokok ternyata mempunyai andil terhadap resiko diabetes. Perokok aktif diketahui mempunyai resiko diabetes 44% lebih tinggi sekiranya dibandingi dengan yang bukan perokok. Sementara untuk perokok yang menghabiskan 20 batang sehari, lebih beresiko hingga 61%.

Mengendalikan Konsumsi Makanan Manis

Mengkonsumsi makanan manis tak jarang dibuat pelampiasan ketika menghadapi stres. Tapi, hal itu justru akan meningkatkan resiko diabetes sehingga Anda wajib memegangnya. Daripada mengkonsumsi makanan manis, Anda dapat melakukan aktivitas yang disukai.

Banyak Minum Air Putih

Banyak minum air putih dapat menjadi salah satu cara yang cukup tepat sasaran untuk mencegah resiko diabetes. Selain ini dikarenakan asupan cairan akan membantu meningkatkan kemampuan sel-sel tubuh dalam menanggapi insulin.

Konsumsi Suplemen Mineral

Konsumsi suplemen mineral yang mengandung kromium dan magnesium cakap meningkatkan sensitivitas insulin. Kromium berperan dalam proses metabolisme lemak dan karbohidrat serta magnesium berperan sebagai reseptor jaringan dalam absorpsi gula.

Makanan Penurun Gula Darah

Naiknya kadar gula darah tentu tidak boleh disepelekan dan sepatutnya dikerjakan upaya yang paling efektif untuk membantu menurunkannya.

Kecuali mengkonsumsi obat untuk menurunkan gula darah yang diresepkan dokter, ada sebagian jenis makanan yang dipercaya sanggup menurunkan gula darah, yaitu:

Buah-buahan

Buah-buahan diketahui mengandung indeks glikemik yang rendah. Kecuali itu, buah-buahan juga kaya akan kandungan serat dan air yang sanggup menyeimbangkan gula natural. Padahal manfaatnya kian optimal sebaiknya mengonsumsi buah secara seketika bukan dihasilkan menjadi jus.

Ubi Jalar

Sama seperti buah, kandungan indeks glikemik pada ubi jalar juga rendah serta mengandung banyak serat. Tidak belum ada bukti ubi jalar mampu menstabilkan gula darah, tetapi kandungan nutrisi dan serat pada makanan ini betul-betul baik untuk kesehatan.

Roti Gandum

Kandungan serat di dalam roti gandum kapabel membantu memperlambat pencernaan sehingga cukup efektif untuk membantu menstabilkan kadar gula di dalam darah.

Oatmeal

Oatmeal mengandung B-glukan yang berperan dalam menjaga kontrol glikemik. Konsumsi oatmeal kapabel meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi kandungan lemak atau lipid di dalam darah.

Kacang-kacangan

Kandungan serat di dalam kacang-kacangan cukup tinggi, demikian juga dengan kandungan lemak tidak jenuh, flavonoid, vitamin, kalium dan magnesiumnya. Salah satu manfaat kacang-kacangan ini merupakan membantu mengontrol gula darah.

Bawang Putih

Kandungan zat dan senyawa di dalam bawang putih dikenal sanggup menurunkan kadar gula darah dengan sistem meningkatkan sensitivitas serta sekresi insulin. Tak heran, jika bawang putih tak jarang dianggap sebagai obat alami diabetes yang khasiatnya cukup efektif.

Obat Untuk Diabetes

Kecuali mengonsumsi obat penurun kadar gula darah yang telah diresepkan oleh dokter, ada beberapa ragam obat alami yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menstabilkan kadar gula darah. Obat alami hal yang demikian antara lain adalah:

Kunyit

Kunyit bukan hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur saja tetapi juga membantu menyelesaikan diabetes melitus secara alami. Dengan mengonsumsi kunyit, kadar gula darah penderita diabetes dapat menurun sampai 18%.

Malahan, konsumsi ekstrak kunyit 1,5 gram tiap hari selama 9 bulan mampu mencegah perkembangan diabetes ragam-2 pada mereka yang mengalami prediabetes sebelumnya. Selain itu, kunyit juga cakap mencegah resiko terjadinya komplikasi diabetes melitus.

Kayu Manis

Kayu manis dapat dibuat sebagai obat natural untuk menuntaskan diabetes. Rempah ini cakap menurunkan tingkat resistensi insulin serta menurunkan kadar gula darah. Kecuali itu, kayu manis juga tepat sasaran meningkatkan metabolisme glukosa.

Ginseng

Tanaman herbal ini mengandung senyawa natural yang ternyata efektif untuk membantu perembesan glukosa sehingga mencegah terjadinya lonjakan kenaikan gula darah di dalam tubuh.

Sejumlah penelitian menceritakan bahwa kandungan zat dan senyawa di dalam tanaman ginseng kapabel mengatur kadar gula darah secara efektif. Oleh karena itu, konsumsi ginseng bisa dihasilkan sebagai salah satu pilihan alami untuk memecahkan diabetes.

Kecuali melaksanakan pencegahan, ada beberapa olahraga yang bagus untuk menurunkan gula darah.  jalan cepat, senam diabetes, senam kaki diabetes, yoga, bersepeda, latihan angkat beban, dan berenang. Frekuensi yang disarankan yakni 5 kali seminggu dan durasi 30 menit per hari.